Wednesday, March 10, 2010

Definisi Open Source

Dalam bahasa inggris, free software memiliki arti yang ambigu. Dari kata free itu sendiri yang dapat berarti bebas atau gratis. Oleh sebab itu, kita akan menggunakan konsep Open Source berdasarkan kebebasan user dalam menggunakan, pendistribusian dan lainnya serta software gratis (tanpa biaya).
Open source adalah istilah untuk software yang kode programnya disediakan oleh pengembangnya untuk umum agar dapat dipelajari cara kerjanya, diubah atau dikembangkan lebih lanjut, dan dapat disebarluaskan kepada orang lain. Jika pembuat program melarang orang lain untuk mengubah dan atau menyebarluaskan program buatannya, maka program itu bukanlah bersifat open source, meskipun kode programnya tersedia.

Open source merupakan salah satu syarat free software. Free software pasti OSS, namun OSS belum tentu free software. Salah satu contoh free software disini adalah Linux. Dan contoh open source software adalah FreeBSD. Linux yang berlisensi free software tidak dapat diubah menjadi berlisensi tidak free software, sedangkan FreeBSD yang berlisensi OSS dapat diubah menjadi tidak open source. FreeBSD merupakan salah satu dasar untuk membuat Mac OSX yang bersifat tidak open source.

Istilah open source yang kode programnya terbuka, baru dipopulerkan pada tahun 1998. Namun, sejarah peranti lunak open source sendiri bisa ditarik jauh ke belakang semenjak kultur hacker berkembang di laboratorium-laboratorium komputer di universitas-universitas Amerika seperti Stanford, Berkeley, Carnegie Mellon, dan MIT pada tahun 1960 dan 1970.

Adapun definisi utama dari karakteristik Open Source adalah kebebasan dari user untuk :
  1. Menggunakan software sesuai dengan keinginannya, untuk apapun yang mereka inginkan, pada beberapa komputer dalam situasi yang tepat secara teknis.

  2. Memiliki software yang tersedia sesuai kebutuhan. Tentu saja meliputi improvisasi, perbaikan bugs, memperbesar fungsinya dan dokumentasi pengoperasiannya.

  3. Mendistribusikan software kepada user lainnya, untuk digunakan berdasarkan kebutuhannya. Pendistribusian bisa saja free, atau dengan biaya.

(Sumber : internet dan Laporan Kerja Praktek kuliah)

    Comments :

    0 Comments to “Definisi Open Source”

     

    Copyright © 2014 by Tengku Khairil Ahsyar