Wednesday, June 17, 2009

Pantun Untuk Pembawa Acara (Protokol)

Sekedar ingin membuat dokumentasi kegiatan yang berupa rentetan pantun untuk pembawa acara resmi (protokol). Pantun ini saya postingkan sekedar ingin mengembalikan memori ingatan saya jika suatu saat saya lupa atau membutuhkan lagi pantun untuk pembawa acara resmi ini. Berikut pantun yang pernah saya bawakan pada saat saya ditunjuk menjadi protokol di acara pengukuhan alumni siswa-siswi SMK Labor Pekanbaru priode 2008/2009 :

PANTUN PEMBUKA:
Jalan yang gelap usah risaukan
Untuk penerang bawalah obor
Selamat datang kami ucapkan
Diacara perpisahan SMK Labor

PEMBACAAN KALAM ILAHI:
Disungai Siak nak dara mandi
Berkemban panjang menutup diri
Acara dijelang sebentar lagi
Semoga mendapat restu Illahi

Pergi ke Sumbar naik bus UNRI
Di kelok sembilan jalan menurun
Kalau nak elok budi pekerti
Orang pidato jangan melamun

KESAN DAN PESAN DARI PERWAKILAN SISWI:
Dah naik pendi nak naik delman
Konon nak nyelesaikan banyak urusan
kepade dinde Rani kami persilahkan
Tuk menyampaikan kesan dan pesan

KATA SAMBUTAN DARI KEPALA SEKOLAH:
Matahari terbenam di kala petang
Pak Hendri duduk melepas penat
Sekapur sirih acara dijelang
Berisikan kabar dan juga nasehat

KATA SAMBUTAN DARI KETUA YAYASAN:
Cik Ainun bertanak dalam periuk
Tak lupe pakai garam beryodium
Jangan beranjak dari tempat duduk
Sebab Pak Alfian nak naik podium

KATA SAMBUTAN DARI KEPALA DINAS:
Nak ke Siak naik sampan
Sebelum Perawang singgah di Minas
Kata sambutan dan juga pengarahan
Disampaikan oleh bapak kepala dinas

PENUTUP:
Bujang dan dara tinggi semampai
Senyum dan sapa menggugah naluri
Lagu dan tari sudahpun usai
Saatnya kami berundur diri

Matahari terbit setiap pagi
Sinarnya memerah meberi hangat
Entahlah bila berjumpa lagi
Kenangan yang indah hendaknya di ingat

Comments :

13 Comments to “Pantun Untuk Pembawa Acara (Protokol)”

julie said...
on 

thanks for comment n visiting

attayaya said...
on 

jalan jalan ke pasar buah
ayel sememang bertuah

Tengku Khairil Ahsyar said...
on 

buah dibeli dipasar buah
ayel memang orang bertuah

IjoPunkJUtee said...
on 

Dah pernah ngintip versi corat-coret di kertasnya...he..he...

attayaya said...
on 

buah palembang buah duku
dipanggul orang diatas bahu
bertuah komunitas blogger pekanbaru
semakin baik semakin maju

Lirik Lagu Terbaru said...
on 

thanks Sob infonya yah bermanfaat bagi orang banyak nihh sebagai tambahan pengetahuan...da yang baru kasih tau lagi yah...thanks sebelumnya....

My Green Cafe said...
on 

Namanya sama dengan penyair Khairil Anwar ya

MATA HATI said...
on 

ayo bikin lomba pantun aja hee

beheppy said...
on 

wah, mulai berkembang ke pantun nih....
mana komennya???

Laksamana Embun said...
on 

TOP dah. Oia Bos Lam Knal ya,, Tukaran Link yuk. Link dah di psng Nh di BloglIst

Dinoe said...
on 

wah mantap kawan....pantun memang ciri khas kite orang melayu...

AwAnG said...
on 

Sob. . Mohon mengambil award di blog saya. . disini TKPnya Thanks sob. . Sukses selalu. .

Anonymous said...
on 

blog nya bagus...

 

Copyright © 2014 by Tengku Khairil Ahsyar