Tuesday, August 5, 2008

Kewajiban Pemimpin Rumah Tangga Memberikan Pendidikan Agama Kepada Keluarga

Seorang Bapak terganjal ketika hendak memasuki surga karena salah satu anaknya yang ahli neraka menanyakan kepada Allah: "bagaimana saya dimasukkan neraka ini, karena Bapak saya tidak pernah memberikan fasilitas pengajaran agama sehingga aku (anak) tidak mengetahui risalah agama, perkara yang hak dan bathil sehingga aku akhirnya jadi penghuni neraka". Lalu ALLAH SWT membatalkan si Bapak untuk dimasukkan ke surga karena tidak melaksanakan kewajiban seperti tercantum di surat at-TAhrim:06: "Jagalah dirimu dan ahli warismu (keluargamu) dari siksa api neraka yang kayu bakarnya adalah batu dan manusia ...". Maka Bapak sebagai pemimpin rumah tangga PUNYA KEWAJIBAN MEMBERIKAN PENDIDIKAN agama baik dari dirinya maupun orang lain (guru agama) sehingga keluarganya bisa selamat dari api neraka. 

Jaman sekarang tidak sedikit orang yang kesibukannya & pamornya dimata publik sangat tinggi namun keluarganya terbengkalai. Inilah kesalahan prioritas yang amat dan patut dikhawatirkan dan dihindarkan. Keluarga adalah inti (nukleus) yg harus diutamakan bukan sekendar aset kebanggaan, aset ornamental (hiasan) atau pelengkap struktur rumah tangga semata, melainkan aset bernilai tambah dan sekaligus amanah kita untuk beribadah kpd-NYA dan mendapat ridho-NYA. Bahkan RAsulullah s.a.w bersabda: "Cukuplah dosa seseorang yang menyia-nyiakan keluarganya". Artinya seseorang tanpa dosa-dosa yang lain, cukuplah dg menyia-nyiakan klgnya ia pantas menjadi ahli dosa dan ahli neraka.



Read more >>

Yang Paling Banyak Dicari

 

Copyright © 2014 by Tengku Khairil Ahsyar